Samarinda, Konkernas IV PGRI dengan tema “Guru Bangkit, Pulihkan Pendidikan, Indonesia Kuat, Indonesia Maju” laksanakan pembukaan pada Jum’at, 24 Februari 2023 di Ballroom Crystal Hotel Mercure Samarinda dihadiri sebanyak 1000 peserta dari 34 Provinsi se Indonesia. (24/2)
Acara yang dibuka oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si ini dihadiri pula oleh Anggota DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP., Wakil Ketua DPRD Kaltim Ir. H. Seno Aji, M.Si., Bupati Penajam Paser Utara Ir. H. Hamdam, Perwakilan Kementerian Agama Kanwil Kalimantan Timur, Pengurus Besar PGRI, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Timur Anwar Sanusi, M.Pd., dan Pembina PGRI Provinsi Kalimantan Timur selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Kurniawan, SE., Ak., MM.
“Selamat datang kepada para peserta guru yang telah hadir dari seluruh Indonesia di tanah Ibu Kota Negara Nusantara, do’a kami kepada semua guru di manapun mereka berada, baik yang berstatus ASN maupun Non ASN.” Ucap Isran Noor dalam pembukaannya di Konkernas IV PGRI.
Dalam sambutannya, Isran Noor menyampaikan sanjungannya kepada jasa para guru yang tidak akan sirna dilekang oleh waktu oleh masyarakat dan bangsa tanah air, menurutnya berkat jasa para guru telah lahir banyak pemimpin di berbagai profesi seperti politisi maupun pengusaha.
Selain itu, ia pun menyinggung persoalan tenaga honorer atau non ASN yang berada dalam lingkungan pendidikan, menurutnya tenaga honorer yang dalam hal ini adalah guru honorer punya beban yang sama dengan guru ASN. Keberadaan mereka dianggap penting dalam pendidikan di Indonesia, banyak guru honorer yang saat ini keberadaannya dibutuhkan di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar.
Lanjutnya, ia pun berharap bahwa penghapusan tenaga honorer ditiadakan karena perlu dikaji ulang bagaimana dampak buruk bagi nasib guru-guru yang belum berstatus ASN.Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unnifah Rosyidi, M.Pd menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari warga Kalimantan Timur khususnya panitia Konkernas IV PGRI perwakilan Kalimantan Timur yang telah menjamu kedatangan peserta dari luar daerah dengan luar biasa.
Dalam sambutannya, ia mengatakan impian dari Pengurus Besar PGRI untuk bisa menginjak tanah Ibu Kota Negara Nusantara dan tercapai lewat kesempatannya bersamaan dengan Konkernas IV PGRI yang menunjuk Kalimantan Timur sebagai tuan rumah. Ia pun tersanjung dengan pemberian cinderamata yang berupa kalung manik-manik khas Dayak Kalimantan Timur kepada seluruh peserta dan Pengurus Besar PGRI yang hadir ke Kota Samarinda.
“Kami sangat siap untuk membangun masa depan pendidikan di tanah Ibu Kota Negara Nusantara ini, mengupayakan bagaimana organisasi PGRI di bawa ke depan, IKN itu nyata, IKN adalah pesona bagi kami yang hadir di sini, sebuah daerah yang sangat pluralistik,” ucap Unnifah.
Ia pun sampaikan harapannya agar diberikan kesempatan untuk mendapatkan lahan di Ibu Kota Negara Nusantara untuk membangun Gedung Guru PGRI yang dalam hal ini disambut dengan baik oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Timur dan Bupati Penajam Paser Utara yang akan membantu PGRI untuk mendapatkan lahan di IKN.